skripsi

Hukum Seks Anal

Dimana lagi kalau bukan unikbaca

Hukum seks anal ditinjau dari hukum seks anal sisi ISLAM hukum seks anal bila suami istri melakukan hal itu, jelaslah mereka telah mengufuri nikmat Allah yang telah menciptakan segala sesuatu lengkap dengan pasangannya. “Allah tidak akan memuliakan seseorang yang menyetubuhi dubur istrinya.” (H.R. Nasa’i dan Ibnu Majah).Analseks hukumnya haram berdasarkan keterangan berikut. Abu Hurairah r.a. berkata bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda, “Terlaknatlah laki-laki yang mendatangi istri pada duburnya.” (H.R. Ahmad dan Ash-Habus Sunan).

Ditinjau dari sisi medis pun, analseks terbukti berbahaya karena Anus merupakan tempat kotoran dan dindingnya tidak setebal vagina, sehingga mudah robek pada saat hubungan seks. Hubungan seks melalui anus dapat mengakibatkan penularan berbagai penyakit seperti hepatitis C, serta dapat menimbulkan perdarahan hebat karena anus kaya akan pembuluh darah. Dalam kondisi luka, kalau anal seks terus-menerus dilakukan bukan tidak mungkin bisa berakibat infeksi yang cukup serius.Bila ada sedikit saja perlukaan pada penis dikhawatirkan akan terjadi infeksi.

Anal sex berisiko bagi kesehatan karena bakteri pada colon sigmoideum, bagian dari usus yang dekat dengan rectum, akan terangkat dan masuk ke penis saat penis yang berukuran +/- 15 cm memasuki anus. Colon sigmoideum ini mengandung banyak bakteri yang dapat menginfeksi penis pelaku anal sex. Adapun efek lainnya merusak kekencangan otot di anus yang berdampak pada berkurangnya daya tahan mengontrol buang air besar.

Bertolak dari analisa di atas, jelaslah bila suami mengajak melakukannya, Anda wajib menolak karena analseks itu hukumnya haram juga sangat membahayakan kesehatan. Seorang istri wajib taat pada perintah suami apabila perintah atau ajakannya benar, namun kalau bertentangan dengan ajaran Islam, istri wajib menolaknya. Rasulullah saw. Bersabda, "Laa thaa’ata fi ma’shiyatil Khaaliq" artinya, ”Haram menaati perintah yang menyuruh durhaka pada Allah” (Hukum seks anal)