Jadi nggak bisa ditemukan lagi, begitu juga dengan akun twitter nya sudah tidak ada lagi, yang beredar adalah akun hasil kloningan saja artinya buatan orang yang usil dan jahil saja.
Namun tidak kalah heboh ada berita sebuah kelompok bernama "Gerakan Menuntut "Afriyani Susanti" Di Hukum Mati". Bahkan sudah mampu merekrut 5.518 orang.
Biografi dalam akun Facebook itu menyebutkan bahwa Apriyanti Susanti adalah tersangka yang menyebabkan tewasnya sembilan pejalan kaki di Tugu Tani Jakarta pada Tanggal 22 Januari 2012.
Tersangka, begitu catatan pembuat akun itu, mengaku rem mobil yang dikendarainya blong, sehingga dia tidak bisa mengendalikan laju mobilnya. Padahal diketahui sebelum terjadinya kecelakaan nahas itu, tersangka melakukan pesta shabu-shabu.
Dalam pernyataannya di kantor polisi, lanjut akun itu, tersangka sama sekali tidak merasa bersalah. Bahkan tersangka menyalahkan rem mobil yang tidak bekerja sebagaimana mestinya. Tersangka juga tidak menyesal walaupun kelalaiannya telah menyebabkan hilangnya sembilan nyawa tak berdosa.
Pernyataan tersangka yang arogan tersebut, menggerakkan admin untuk membuat halaman ini, dengan tujuan utama untuk menuntut keadilan terhadap pelaku GENOSIDA atau kejahatan yang memusnahkan banyak korban.

