Facebook, situs jejaring sosial yang menjadi terbesar dalam waktu kurang dari 8 tahun itu rencananya akan hadir di bursa saham pada pertengahan tahun ini. Diperkirakan, dari target awal yang hanya mengumpulkan dana sebesar US$5 miliar (Rp45 triliun), nilai perusahaan itu bisa mencapai US$100 miliar (Rp900 triliun).
Perusahaan – yang ditakutkan oleh para investor telah mencapai titik puncaknya – itu kini telah memiliki 845 juta pengguna. Tahun 2011 lalu, pendapatan mereka mencapai US$3,71 miliar, naik 88 persen dibanding setahun sebelumnya. Meski begitu, angkanya di bawah ekspektasi analis.
Saat ini, dikutip dari Reuters, 2 Februari 2012, berdasarkan nilai saham per lembarnya yang mencapai US$29,76 per 31 Desember 2011, kepemilikan saham Zuckerberg yang mencapai 1,11 miliar lembar di Facebook bernilai sebesar US$33 miliar.
Dan setelah masuk bursa saham, gaji pokok Mark Zuckerberg yang mencapai US$500 ribu atau Rp4,5 miliar rupiah akan turun menjadi hanya US$1 atau Rp9.000 per tahun mulai 1 Januari 2013 mendatang.
Perusahaan yang didirikan oleh Zuckerberg dari kamar asramanya di tahun 2004 lalu itu membuat perusahaan-perusahaan Internet lainnya yang bermunculan belakangan ini seperti Zynga, LinkedIn, Groupon, dan Pandora Media Inc. menjadi terlihat kerdil. IPO perusahaan-perusahaan itu mendapatkan tanggapan yang berbeda-beda dari pasar.
Saat IPO tahun 2004, Google sendiri hanya berhasil mengumpulkan dana sebesar US$2 miliar. Groupon hanya berhasil meraih US$700 juta dan Zynga sebesar US$1 miliar. Namun, di hari pertama terjun ke bursa, saham Zynga ditutup 5 persen lebih rendah dibandingkan harga IPO. VivaNews.com

